Soeharto Dalang G30S/PKI ???

Soeharto Dalang G30S/PKI ???

Solusi Bebas Hutang Bebas Riba, Kesejahteraan Meningkat

Soeharto Dalang G30S/PKI?

Oleh Jonru Ginting 

Beberapa hari ini, beredar isu menyesatkan bahwa Soeharto adalah dalang gerakan 30 September 1965, atau yang dikenal dengan istilah G30S/PKI.

Saya sebagai orang yang hidup sejak era Orde Baru, atau era Pak Harto, rasanya pengen ketawa ngakak dengan isu konyol ini. Memang, orang-orang komunis itu paling ahli untuk urusan memutarbalikkan atau memelintir fakta. Termasuk memutarbalikkan sejarah.

Bagi Sahabat yang belum lahir di era Orde Baru, nih saya ceritain:

Di zaman Orde Baru, orang-orang komunis itu hidupnya sangat susah.

Di masa Orde Baru: “Surat keterangan TIDAK PERNAH TERLIBAT PKI” sangat penting agar kita tidak sampai dilarang jadi pegawai, tentara, dan sebagainya.

Artinya: Pemerintah Orde baru sangat ketat dalam menerapkan aturan, agar jangan sampai ada orang komunis yang menjadi pegawai negeri, atau jadi pejabat, dan sebagainya.

Di masa Orde Baru: Masyarakat ditakut-takuti untuk tidak berani terjun ke politik. Saat itu, parpol yang ada di Indonesia hanya 3, yakni Golkar, PPP, dan PDI. Untuk PPP dan PDI, mereka tentu saja disebut parpol. Namun khusus Golkar, tak pernah disebut parpol. Tapi anehnya, Golkar ikut pemilu dan berhak melakukan aktivitas-aktivitas seperti parpol pada umumnya.

Nah, saat itu, salah satu ISU BESAR yang dihembuskan pada masyarakat adalah: Kita jangan mau berpolitik. Sebab politik itu berbahaya. Jika nanti parpol pilihanmu dinyatakan sebagai partai terlarang seperti PKI, maka hancurlah masa depanmu. Cari kerja susah.

Dan ada pesan terselubung di balik “ancaman” tersebut: “Makanya, yuk gabung Eco Racing eh… Golkar saja. Sebab Golkar bukan parpol hehehe… 🙂

Di masa Orde baru, banyak sekali spanduk yang bertebaran di seluruh penjuru tanah air: “Awas Bahaya Laten Komunis”. Bahkan di acara-acara televisi, iklan layanan masyarakat buatan pemerintah, dan sebagainya, banyak sekali “pesan sponsor” yang isinya “Awas Bahaya Laten Komunis”.

Di masa Orde Baru:

Jika nenekmu pernah terlibat pada gerakan PKI, walau hanya terlibat dalam skala yang sangat kecil sekali pun, maka jangan harap bapakmu, dirimu, kakak adikmu, anakmu, cucumu, cicitmu, bisa jadi pegawai negeri atau tentara.

* * *

Nah, dengan fakta di atas, apa mungkin Pak Harto sebagai dalang G30S/PKI.

SANGAT TIDAK MUNGKIN, BOSQUE!!!

“Tapi kan selama ini PKi didzalimi, mengalami perlakuan diskriminatif, tidak boleh jadi tentara, tidak boleh jadi pegawai. Orang-orang PKI adalah korban Orde Baru!”

KORBAN GUNDULMU!

Ucapanmu itu sama seperti ucapan tukang copet yang ketahuan, lalu digebukin oleh massa sampai babak belur, lalu dengan sok imutnya kamu berkata, “Saya didzalimi, saya adalah korban kekerasan.”

PRET! SIAPA SURUH JADI COPET EH… ORANG KOMUNIS?

Jakarta, 5 Juni 2020

Jonru Ginting

Solusi Bebas Hutang Bebas Riba, Kesejahteraan Meningkat

3 Comments

Comments are closed.